
Jambi — Program Studi Arsitektur UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Tim mahasiswa yang tergabung dalam Cobra Team berhasil meraih Juara 2 pada Structural Essay Competition dalam rangkaian kegiatan Civil Fest 10 yang diselenggarakan oleh Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Negeri Jambi.
Kompetisi ini diikuti oleh berbagai perguruan tinggi dari seluruh Indonesia, termasuk institusi vokasi dan universitas ternama, sehingga menciptakan persaingan akademik yang ketat dan kompetitif.
Berdasarkan hasil penilaian dewan juri, berikut daftar pemenang utama:
- Juara 1: Tim TOR MONITOR SIPONDRA — Politeknik Negeri Semarang (Skor: 79,98)
- Juara 2: Tim COBRA TEAM — UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi (Skor: 79,43)
- Juara 3: Tim CIVILIA — Universitas Lampung (Skor: 79,25)
Tim Cobra Team yang terdiri dari Olivia, Muhammad Tarekh Hossainy, dan Chindy Azzahra mengusung karya berjudul:
“Merangkai Sisa, Membentuk Asa: Inovasi Conblock dari Limbah Batik untuk Kota Berkelanjutan”

Gagasan ini berangkat dari permasalahan limbah industri batik yang memiliki potensi pencemaran lingkungan cukup signifikan. Melalui pendekatan berbasis sustainable material innovation, tim menawarkan solusi berupa pemanfaatan limbah batik sebagai bahan baku conblock yang tidak hanya memiliki nilai struktural, tetapi juga estetika yang kontekstual dengan identitas lokal.
Dalam proses penilaian, karya ini dinilai unggul pada aspek integrasi antara inovasi material, relevansi isu lingkungan, serta potensi implementasi dalam skala urban. Pendekatan yang diusung menunjukkan kemampuan mahasiswa dalam menghubungkan aspek desain arsitektural dengan teknologi konstruksi dan prinsip keberlanjutan.
Ketua Program Studi Arsitektur UIN STS Jambi menyampaikan bahwa capaian ini merupakan refleksi dari kualitas proses pembelajaran yang menekankan pada penguatan riset, pemikiran kritis, serta kemampuan problem solving berbasis konteks lokal.
“Prestasi ini tidak hanya menjadi kebanggaan institusi, tetapi juga menunjukkan bahwa mahasiswa Arsitektur UIN STS Jambi mampu bersaing dengan perguruan tinggi lain di tingkat nasional,” ujarnya.
Partisipasi dalam ajang ini juga menjadi bagian dari strategi penguatan budaya akademik dan kompetisi ilmiah di lingkungan program studi. Diharapkan, keberhasilan ini dapat memotivasi mahasiswa lain untuk terus menghasilkan karya inovatif yang berdampak luas bagi masyarakat.
Dengan raihan ini, Program Studi Arsitektur UIN STS Jambi semakin menegaskan posisinya sebagai institusi pendidikan yang aktif mendorong pengembangan keilmuan arsitektur berbasis keberlanjutan dan kearifan lokal.